Category Archives: Uncategorized

I would know that she’s the one if…

we never seem to run out of things to talk about..
every time i see her smiles, i smile too, for no reason but her smile.
every time i see her, i forget about all my problems.
every time i remember her face, i feel happy
every time i do something wrong she would bravely stand up to me
every time i lose hope, she brings it back
every time the flame within me go out, she light it back
every time i see a beautiful face, i remember her
every time i feel depressed, she raise me up
when she’s with me, there’s nothing else in the world i want
i want to be where she is more than i want to be anywhere else
every time i’m planning my future, she’s part of it
i’m happy everytime she is, and even happier if her happiness is due to me
she’s the first person i remember when i wake up, and the last person i think about when i go to sleep
every other couples reminds me of her
i want my children to have her as mother
i want my parents to have her as daughter-in-law
i want my siblings to have her as sister-in-law
i give her anything i could, and work harder to give her more
i can always trust my heart on her hands, and within her heart
when i’m with her, addition of one person is too much
whatever happened, i know it won’t be so bad coz i have her with me
i know she will always be loved with at least one person
i want the title of “Her Husband” more than i want the title of “President of Indonesian Republic”

and so many more if…

Advertisements

Bahasa Cinta

Setiap insan, memiliki cinta jauh di dalam diri kita. Itulah yang membuat dunia terasa indah dan penuh tawa. Karena cinta menghiasi hati yang dilanda sepi, dan mencerahkannya dalam bahagia.

Namun sungguh kan menyesakkan dada, ketika cinta yang selalu ceriakan kita, perlahan menghilang dan tak lagi terasa. Membuat kita bertanya-tanya, ke mana ia terbang? Hingga akhirnya bimbang datang menyerang, melesakkan ribuan keraguan tentang hadir cinta, masihkah adakah cinta di hati ini? masih bisakah aku mencintainya?

Dalam titik terjauh ketiada-terasaan cinta, sering kita berpikir tuk akhiri semua. Meruntuhkan bangunan kasih yang telah lama kita bina. Menghancurkan simpul ikatan cinta yang pada fitrahnya harus ada. Sekedar karena alasan, “Aku tak lagi cinta” atau “Kami tak lagi bisa bersama”.

Duhai kawan, cinta bukan sekedar perasaan pasif yang bisa datang dan pergi tanpa kehendak kita. Cinta mampu hadir dan hangatkan kita ketika kita mengharapkannya. Cinta mampu tegar dan bertahan di bawah terpaan lekang dunia, hanya jika kita menjaganya. Karena kawan, cinta adalah kata kerja. “Aku mencintaimu” bukanlah sekedar ungkapan perasaan maya. “Aku mencintaimu” adalah pernyataan misi yang nyata. Kata “cinta” merupakan komitmen kita untuk menghargai, memberi perhatian, menerima kekurangan, mensyukuri kelebihan, dan memahami sepenuhnya.

Sering sekali, cinta pergi bukan karena ia tak lagi mampu menautkan dua manusia. Ia selalu mampu, selalu bisa, ketika dua manusia itu menginginkan hadir cinta. Tapi sering, cinta divonis telah pergi meninggalkan mereka, justru ketika cinta memberikan bagian terindah dari perjuangannya, ujian cinta. Ujian cinta adalah batas dua kehidupan, kehidupan dengan cinta di awal ujian, dan kehidupan yang lebih penuh cinta di akhir ujian. Namun sungguh, hidup yang lebih penuh cinta itu hanya akan kita temui, setelah melewati ujian cinta. Ujian cinta tidak akan menguji cinta, cinta tak perlu diuji lagi. Ujian cinta menguji sang Empunya cinta. Masih inginkan ia mencintai? Masih inginkah ia dicintai? Seberapa jauh ia rela melangkah untuk cintanya?

Karenanya, percaya akan cinta adalah keniscayaan. Namun hanya jika, cinta kita dapat kita komunikasikan dalam bahasa yang dimengerti oleh dirinya, orang yang di hatinya kita semaikan cinta kita. Karena sering, cinta yang sebenarnya ada dan bersemayam di dalam hati, disalahartikan sebagai ketiadaan, karena dua hati bicara dalam bahasa cinta yang berbeda.

Sungguh kawan, jika kita mampu bicara dalam bahasa cinta yang dimengerti olehnya, cinta di dalam hati kita takkan terbuang percuma. Karena bahasa menghubungkan segalanya di antara dua manusia, termasuk hati yang penuh cinta. Dan disebabkan oleh cinta, bahasa tak lagi jadi figuran hari, namun berubah menjadi sebuah simpul ikatan hati. Karena bahasa hari, telah berubah, menjadi bahasa cinta.

Roman Yang Terpotong

“aku punya aturan sederhana. Aku takkan mencarimu, namun jika dirimu membutuhkanku, datanglah”, jawabnya singkat.

“entah mengapa terasa aneh. Akankah itu membuatmu bahagia?”, jawabku ragu.

“Jika kau bilang bahwa dirimu akan baik-baik saja setelah ini, aku akan berhenti meratap”, katanya kemudian.

“Jika engkau berjanji akan baik-baik saja setelah ini, maka aku akan baik-baik saja”, jawabku.

“Jika itu akan membuatmu baik-baik saja, maka akan kulakukan”

“Aku akan baik-baik saja, jika aku tahu dirimu baik-baik saja. Be good for me, okay? Jadi ini resolusi kisahnya?”, tanyaku kemudian.

“Iya. Au Revoir”, jawabnya singkat.

“Semoga ada sekuelnya, martil yang bisa menghancurkan tembok kaca ini, dirimu yang membawanya. Hasta La Vista”, kalimatku mengakhiri pagi itu.

Kisah ini berakhir prematur, entah untuk disambung lagi nanti, atau tidak. Jika dia akhirnya membawa martil itu dan pergi menjauh, untuk seterusnya, maka kisah ini hanya akan sampai di sini, dan setelahnya hanya akan ada daftar pustaka, tanpa epilog. Namun jika dia akhirnya membawakan martil itu, aq yakin akan ada banyak kisah indah yang mengisi halaman-halaman setelahnya.

Friends

Trust me on this
you will notice
That life you are living
is too good for grieving

Listen to me
and you will see
all the past of shoddy
will only be memory

hold your head up high
come here and hold me tight
you will never lose your way
cause i will always stay

look at my smile
it’s here for you
and for a little while
let it be on your face too

cause my friends i love you
i know you know i do
and your burden i will bear
and your tears i will share
and all i will do
just because i care..

10 Alasan Mengapa Lebih Suka Rapat dengan Cewek Daripada Syura dengan Akhwat

1. Ce’ tdk akan melakukan hal-hal lain di belakang hijab (misal: ngobrol) dan kemudian ketika pembicara selesai bicara bilang, “Afwan akh td kurang jelas, bisa diulang?”

2. Klo ngomong sama Ce’ nyambung dalam 8 komunikasi dr 10 komunikasi. Klo dengan akhwat, biasanya 5 dr 10 pun sudah bagus.

3. Klo dengan Ce’, tertawa itu sehat. Klo dengan akhwat,nggg,,tahu sendiri lah…

4. Klo diskusi sama Ce’, kita bicara masalah di bumi. Klo sama Akhwat,d langit,,tp g jelas jg langit planet mana

5. Ce’ yg memegang idealisme yg tdk spenuhnya mereka percaya lebih sedikit drpada Akhwat yg memegang idealisme yg tidak sepenuhnya mereka percaya.

6. Ce’ di dalam rapat dan di luar rapat volume suara ya seperti itu. Akhwat,,ntah bagimana tiba2 volume suara turun drastis dalam syuro..

7. Klo sama Ce’ senyum dianggap ramah…klo sama akhwat,,nngg,,,gimana ya., y gitu lah..

8. Klo sama Ce’, hbs rapat ketemu di jalan bisa nyapa. Klo dengan akhwat, salam pun dijawab dalam hati (ini dah husnudzan)

9. Ce’ jarang telat/izin rapat dengan alasan ada agenda rahasia..klaupun ada biasanya pribadi

dan yang paling-paling-paling-paling d anatara semuanya













10. Ce’ g akan bilang, “Punten, klo begitu ana tanya Murabbi dulu…”..pdahal masalahnya jelas

Pandai Berbohong?

Pernahkah anda berbohong? Bagaimana rasanya ketika berbohong? Bagaimana rasanya ketika kebohongan kita diketahui?

Kebanyakan manusia pernah berbohong. Baik itu white lies (berbohong dengan niat baik-red) maupun kebohongan-kebohongan biasa. Bahkan, beberapa dari kita hidup dalam kebohongan. Oleh sebab itu, berbohong telah menjadi semacam kemampuan, jika tidak bisa disebut seni, yang selalu berkembang dari masa ke masa. Kebohongan telah berubah dari sekedar perisai diri, menjadi sebuah sistem yang terkoordinasi dengan baik.

Walau begitu, kebohongan selalu memiliki sisi buruknya tersendiri. Dan bukan hanya dari segi moral (yang tidak akan dibahas dalam tulisan ini), namun dalam hal berbohong itu sendiri. Yang paling sering kita temui adalah komplikasi kebohongan pendukung. Jika kita berbohong akan suatu hal, kita perlu membuat kebohongan-kebohongan lain untuk mendukung kebohongan yang pertama. Misalnya kita bilang kita punya kolam renang di rumah, padahal sebenarnya tidak, tentu kita harus berbohong untuk menghalangi teman-teman kita berkunjung.

Namun, kelemahan utama seorang pembohong adalah tubuhnya sendiri. Kita bisa berbohong dengan kata-kata, namun bahasa tubuh kita memiliki pengaturan otomatis untuk berkata jujur. Yang paling umum adalah peningkatan detak jantung dan perbesaran pupil mata. Selain itu, ada juga kedipan mata, pergerakan bola mata, pergerakan bibir, dan lain lain. Tentu kita sendiri pernah menggunakan tanda-tanda ini untuk mengetahui kebohongan seseorang.

Walaupun sebagian bahasa tubuh ini adalah gerakan reflek yang tidak bisa kita kendalikan, sebagian yang lain bisa dilatih untuk berbohong. Berikut adalah beberapa tips agar kebohongan kita nampak meyakinkan.

1.Jika kita akan berbohong dengan suatu cerita, pastikan dalam cerita itu sama sekali tidak ada kontradiksi. Selain itu, jangan sampai di dalam cerita itu masih ada bagian-bagian yang masih terbuka untuk pertanyaan.

2.Jika kita berbohong untuk menjawab sebuah pertanyaan dengan kebohongan yang telah dipersiapkan sebelumnya, jangan langsung menjawab begitu pertanyaan selesai diajukan. Putuskan kontak mata begitu pertanyaan selesasi diajukan. Gerakkan bola mata melirik ke samping atau ke atas (tapi jangan ke bawah!) tunggu dua detik, baru jawab pertanyaan tersebut. Hal ini akan memberikan kesan anda benar-benar mencoba mengingat-ingat faktanya.

3.Jangan bercerita dengan terus menerus menjaga kontak mata. Beberapa kali putuskan kontak mata seolah-olah anda mengingat-ingat.

4.Ketika bercerita, gunakan detil-detil yang tidak relevan dengan isi cerita. Misal, anda berbohong bahwa dua hari yang lalu anda berada di stasiun kereta, ceritakan juga beberapa detail tidak penting tentang hal-hal sekitar seperti cuaca, ada bau apa di udara, dsb. Selain itu, gunakan juga pembetulan instan, seperti “waktu itu jam 10.30….nggak dink,,kayanya udah lewat jam 11..”

5.Gunakan tangan anda untuk mengilustrasikan cerita anda, jangan menggunakan tangan anda untuk menyentuh bagian tubuh anda, seperti rambut, telinga, hidung, dsb. Jangan pula menggunakan tangan anda untuk menyentuh pakaian atau perhiasan yang anda pakai.

6.Ketika memberikan pernyataan positif seperti “..Saya menyukai hal itu”, angkat alis mata anda. Tambahkan anggukan, hati-hati jangan sampai menggeleng.

7.Ketika memberikan pernyataan negatif seperti “..Saya tidak keberatan”, jangan sampai anda mengangkat alis mata. Tambahkan gelengan kepala, hati-hati jangan sampai mengangguk.

8.Untuk tangan, jangan letakkan tangan anda pada posisi defensif seperti bersedekap atau mengahadapkan telapak tangan ke arah lawan bicara. Gunakan tangan sebagai ilustrator, atau letakkan di samping depan badan anda dengan telapak tangan menghadap ke atas, atau ke arah tubuh anda.

9.Jaga ekspresi wajah sesuai dengan cerita kita. Jika sulit, pastikan saja ujung-ujung bibir tidak tertarik ke samping. Jaga juga agar bibir tidak membentuk mangkok terbalik ketika cerita.

10.Hindari menggerakkan sebelah bahu. Jika kita ingin menekankan maksud “saya tidak tahu”, angkat kedua bahu, jangan salah satunya.

11.Gunakan kacamata dengan lensa berwarna, tapi jangan terlalu gelap hingga menimbulkan kesan misterius. Hal ini penting untuk menyamarkan gerakan alis dan perubahan ukuran pupil mata.

12.Jangan berkedip terlalu sering.

Teknik di atas hanyalah beberapa dari banyak teknik yang dapat digunakan untuk berbohong. Masih banyak teknik-teknik lain untuk membuat kebohongan kita nampak meyakinkan. Namun, sebagian bahasa tubuh kita adalah gerakan reflek yang tidak bisa kita latih. Oleh karena itu, sebaiknya hindari berbohong sebisa mungkin. Jika anda terpaksa harus berbohong, berbohonglah dengan lihai. (hrk)

Tes Tes

ddfskhfdskhkdsfkjdfshkjfdshkfds

haloo,,,,

tes