Posted by: tomtomaneh on: December 12, 2008
Sebenarnya, waktu ide buat bikin tulisan ini muncul.. aku sempat bingung.. masalahnya, teman-teman yang kukagumi itu banyak banget,, tapi..setelah merenung dan bertap (wuizz lebay banget).. saya memutuskan untuk menuliskan beberapa. Well, mereka bukan yang paling istimewa,,, tapi let’s just say..mereka yang paling remarkable buatku…
Yang pertama adalah sahabat baikku nih.., namanya Reno Imam Artapersada (nulise bener ngene tho Mam?). Yang istimewa dari orang ini.., sebenarnya banyak.. di antarany, dia orang yang sangat stabil emosi dan langkahnya. Walaupun harus mengisi posisi puncak di sebuah organisasi, si Imam ini g runtuh gara-gara angin yang menghembus menggoyahkan. (huff kalau aku sih,, dasarnya nyantai,, ga suka ditiup angin). Trus, selain itu, si Imam ini juga lumayan konsisten dengan langkahnya, ini pula yang bikin aku kagum. Oh iya, ternyata si Imam ini punya banyak fans.. terutama dari kaum hawa.., hik hik….(dadi pengin ngguyu). Tapi dianya cool -cool aja nanggapinnya.. (apa sok cool??). Dan yang paling keren,, dia ini bijaksana banget..memilah-milah fakta dan membuat keputusan dengan berhati-hati..salut deh buat Imam.
Selanjutnya, masih temen SMAku. Namanya Arif Dharmawan. Orangnya kalem, pendiam (kadang-kadang he he.. sabar yo Rif..). Dan ia ini orang yang kata-katanya selalu bisa menyejukkan hati. Huff.. iya bener.kalau Arif ngomong ya,, kalimatnya simple,, tapi makjebb menancap..tepat sasaran. Luar biasa banget pokoknya punya teman kaya Arif. Selama ini dia selalu yang jadi REM untuk opini-opini dan pandangan-pandangan liarku. Makasih banyak ya Rif..tapi sampai sekarang aku masih liar.
Trus, yang kukagumi lagi, teman kelasku, Fajar Budi Suryawan. Temanku yang lugu ini ( hoeek.. maksude lucu tur guoblok, peace jar, bcanda) orangnya cerdas, apalagi kalau berhubungan sama logika. Dia pernah jadi juara karya tulis tingkat nasional lho.. dan pernah sekali kami ikut kompetisi essay bareng tentang Ekonomi Syari’ah, dia menyabet peringkat pertama, sementara aku cuma peringkat empat (masalahnya kan aku waktu itu g serius,, nggak dink dia memang oke,, tapi cukup bangga juga, soalnya cuma ada tiga anak IPA yang bisa masuk final). Trus selain otaknya oke, fisiknya juga oke (baca: fisik kuli
) dia kalau main sepak bola kayanya g bisa capek.. melayu melayu terus ngana… kaya kancil.. Nevertheless, dia salah satu orang paling cerdas yang pernah kutemui.. salut buatmu kawan..kapan mau nulis lagi? ayo kita bersaing lagi..aku kangen..
Oh ya selanjutnya masih tmenku SMA juga, Mbak Kholifaturrosyidah Fitria. Akhwat yang akrab dipanggil Ifa ini (lho bahasanya kok jadi kaya reportase gt..) pernah kerja bareng ma aku dulu beberapa kali. Yang membuat aku kagum,, orangnya tangguh dan mandiri. Dia ini selalu bisa bertahan.. walaupun penuh luka mungkin,, di mana pun dia berada.. salut lah Sis! Selain itu mbak yang juga akrab dipanggil Ochi ini juga menurutku cerdas dan tegas, bisa mengambil keputusan yang tepat dengan cepat di saat yang gawat. Ini yang aku nggak pernah bisa pelajari sepenuhnya. Tapi walaupun Mbak Ifa ini tegas (dan kadang-kdang galak,,rada serem) tapi ternyata kalau dia mau dia bisa jadi sopan banget lho.. (tapi klo karo aku kq banyak nesune tho? apa aku yang kebangeten karo sampeyan yo mbak?)
Selanjutnya, ini rekan kerjaku di Kabinet Keluarga Mahasiswa ITB, Sari Yusriati. Akhwat pendiam (sangat pendiam kayanya) ini kebetulan kerja bareng ma aku di proyek yang sama. Dia ini, menurutku bukan manusia (di dalam konotasi yang baik tapi ya..) Soalnya dia itu kayanya g bisa capek dan g butuh istirahat. Kayanya lho. kebanyakan oirang akan lelah fisiknya atau lelah hatinya ketika menghadapi tekanan organisasi yang intensif. Dan biasanya akan kalah dengan salah satu kelelahan itu. tapi Ukhti yang satu ini tetap bisa bergerak dan terus bergerak,. dari pagi, ampe malem, trus pagi lagi, trus ampe malem lagi.. Wuh… keren… salut lah buat Sari!
Ini yang terakhir di dalam list ini, tapi bukan berarti orang yang kukagumi cuma mereka ini..aku masih punya banyak teman-teman lain yang luar biasa, ada Bos Yopie, ada Ella, ada Vita, ada Yoga, ada Rina, ada Alvi, ada Dhewo, ada yang putih dan ada yang merah, setiap hari kusiram semua.. eh ntar ntar..jd ngelantur… ya udah intinya itu aja…
Posted by: tomtomaneh on: December 12, 2008
Keinginan menulis tulisan ini muncul ketika saya sedang asyik baca-baca sebelum ujian kemarin (walaupun yang dibaca Harry Potter, bukan materi ujian
) Tiba-tiba, speaker saya menyuarakan lagu First Love nya Utada Hikaru. Setelah didengerin, kok lagunya bagus ya..sayangnya pake Bahasa Jepang. Karena penasaran, saya browsing dah di internet dan dapet terjemahannya di sini. Setelah dibaca,, ternyata isinya sangat menyentuh sekali.
Bagian yang pertama kali membuat hati saya bergetar adalah pada chorus pertama
“you are always gonna be my love
even if I fall in love with someone once again
I’ll remember to love, you taught me how”
Huff,, satu point ini saya setuju sekali. Kalau misalnya kita pernah mengalami kejadian yang tak terlupakan untuk pertama kali dalam hidup kita, maka jika kita mengalami kejadian yang mirip di masa depan, kita akan mengingat kembali kejadian pertama itu. Cinta pertama kita adalah orang yang pertama kali mengenalkan cinta dalam bentuk yang baru kepada kita,, selama hidup kita belasan tahun, kita telah mengenal cinta dari ibu, ayah dan saudara kita. Namun, ketika pertama kalinya kita merasakan bentuk cinta yang berbeda, itu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Ketika di kemudian hari, kita menerima bentuk cinta yang sama, namun dari orang yang berbeda, kita akan mengingat kembali ketika kita pertama kali mengenal bentuk cinta yang seperti itu. Yup, kita akan mengingat kembali cinta pertama kita.
Karena itu, entah telah berapa tahun berpisah, sangat mungkin cinta pertama kita meninggalkan bekas cinta yang mendalam di hati kita. Bahkan mungkin dalam kesendirian kita di malam-malam sepi, kita mungkin akan memikirkan tentang dirinya, dan berpikir sama seperti dua bridge dalam lagu itu
tomorrow, at this time
where will you be?
who will you be thinking about?tomorrow, at this time
I will probably be crying
I will probably be thinking about you
Well, saya sendiri merasakan perasaan yang sama dengan lagu itu. Walaupun telah beberapa tahun tidak lagi membina cinta, bahkan telah terpisah jarak ratusan kilometer. Namun sering, dirinya muncul kembali dalam alam pikir, mengingatkan hari-hari yang pernah kami lewati.
Kalau kemudian ditanya, masih cinta nggak? kalau kujawab “nggak”, well aku berbohong. Bahkan hingga saat ini, aku masih mampu menemukan kerinduan dan kecemburuan akan dirinya. Bahkan ketika aku tahu, hatinya telah tertambat di pelabuhan yang bukan lagi hatiku. Namun tetap aja, perasaan cemburu itu muncul, kerinduan itu menyapa.
Dan sama seperti chorus terakhir lagu itu,
you will always be inside my heart
you will always have your own place
I hope that I have a place in your heart too
Hingga saat ini dia selalu berada di dalam hati in, menghangatkan hari-hari sepi dengan hangat kenangan akan senyumnya. Menceriakan masa-masa sedih dengan memori tawanya. Dan walaupun aku tidak terlalu yakin masih punya tempat di hatinya, namun aku pun berharap ia masih mengingat masa-masa yang pernah kita rangkai bersama. Atau setidaknya, izinkan aku sekedar menyimpan memori akan dirinya dalam pikir, mendoakan kebahagiaan untuknya. “Semoga, kamu bisa menemukan seseorang yang begitu berarti dan begitu mencintaimu, sebagaimana aku dulu menemukanmu. jika bahagiamu adalah dengan ketiadaanku. Kan kuhiasi kata selamat tinggal hingga menjadi kata terindah untukmu.”
Dan sejauh ini aku sadar, jika tahun-tahun yang kulewati nggak pernah bisa menghapus total memori tentang ia dan cintanya, aku nggak yakin akan pernah bisa melupakannya sepenuhnya. Jadi, buat siapapun yang jadi istriku nanti, “Maaf ya Yang, kamu mungkin bukan satu-satunya. Tapi yakin deh, kamu yang paling indah di hatiku”
Posted by: tomtomaneh on: December 10, 2008
Posted by: tomtomaneh on: November 18, 2008
Berikut ini adalah cuplikan pendapat orang2 tentang diriku.. semoga bisa membantu mereka yang membutuhkan (siapa ya…..)
pujangga teknik mesin nih.. keren2… buatin puisi donk tom buat anak2 SITH sama Planologi.. (Azky Bostian, Mahasiswa Teknik Mesin ITB 2007)
Level 22 TSC yang pemikirannya identic atau kalau dalam bahasa SMA dulu disebut ’sak frekuwensi’. jadi kalau diajak ngobrol, nyambung. kadang tanpa ngobrol pun punya tanggapan /reaksi yang sama terhadap sesuatu.tentu tomi punya kedahsyatan. seseorang yang bisa membuat kondisi rumit menjadi sederhana. dalam suatu definisi, itu di istilahkan sebagai jenius. (Danang Purwanto, Entrepreneur)
Laki- laki lemah lembut ini…orang yang paling aku sayangi dan aku cintai setelah papaku tentunya. (Siwi Aryani, Mahasiswi Pasca Sarjana UNDIP, Kakakku)
mas tomi itu……… ANEH! (Zulfa, Mahasiswi UGM)
T-O-M, hanya ada 3 kata… Terlalu Orientasi Menikah (Nurul Hilallusoddiq, Mahasiswa Farmasi UGM)
bandel, atozzz, keras kepala (Dodik Setyo DJ, Mahasiwa Teknik Sipil UGM)
Lawan lomba MIPA SD….
Punya cita-cita ngapalke Al Quran ya?
Orang yang ekstrim.
Kasar tenan. Gelut wae.
Suka yang berbau silat-silat.
Sampai OHP pun dijatuhkannya.
Aneh… jadi tukang wae!
Di organisasi, jadi sosok yang membuat berani… organisasi jadi berani maju tempur… Siip dah. Dan organisasi bisa tetap ideal dengan pengetahuan-pengetahuannya. Sampai gawe-gawe bikin rumus POCE. Piye jal?
Ngopo ngono lho kok sering sakit…
Pas dibutuhkan enggak ada… pas nggak dibutukan ya ga ada (ora-ora!). Ada kok. He3
Katanya inshomnia juga.
Cerdas, Cepat, Idealis, tapi kadang keputusannya terlalu ekstrim. Gelut wae…
Suka film juga (Sufi).
Setiap ngobrol-ngobrol bareng ikhwan-ikhwan, pembicaraan jadi ke ‘nikah’.(Yoga Hanggara, Mahasiswa Informatika UNY)
wawasannya luas banget…
bahkan klo km mau rajin blajar,kyake km bisa ngalahin Arung dech…
(masalahnya kmunya yang ga mau blajar.hehehe)
suka mboyo…
klo debat jdnya kontroversial bgt..
sgt radikal…
pinter bikin flash
pinter ngomong, kyake mbakat jd salesman
dan mungkin msh banyak pinter2 yg laen… (Martyas Listyaningrum, Mahasiswi Teknik KImia UGM)
enerjik, aktif, penuh semangat, pandai berbicara dan berdebat, punya pemahaman yang “deep n wide”,emosi tinggi, caper, jujur, sopan, punya unggah – ungguh, percaya diri, rada’ ga’ teliti, sering lali, mudah sakit(tom, kesehatan itu amanah), gtu..menurutq,,aq ora ngapusi…(Andhika Yopie S.P. Mahasiswa Indonesia di Jerman)
ceking tur pinter. mudah bergaul lagi, suka mengobrol, suka diperhatiin juga. suka ngemut-ngemut jempol… hehehe ^_^
anak Internasional ini termasuk penggerak di angkatannya. 2007 sangat kompak, sayang di foto-foto KSAI nih anak jarang nongol… semoga semakin kompak dengan teman-temannya 2007.(Zainuri Hanif, Ex-Ketua Kelompok Studi dan Amaliyah Islam)
Talentanya tak pernah bisa kuperhitungkan…unpredictable”
begitulah Tomi setidaknya bagiku.
Btw ajari aku bahasa Inggris ya Tom(Novat Pugo Sambodo, Mahasiswa Ekonomi UGM)
tomi setauku anak yang anarkis, kritis, puitis (t’bukti dari puisi yang dibuat kalo pljrnnya pak dion), dan ngeyelan.
pokoknya rada2 aneh gitu….(Hiztien Fahrurriza Mahasiswi Kedokteran UGM)
sering banget berwajah pucat kalo di skul, kasian bgt gt d..
kalo ngomong bisa panjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang bgt dg argumen aneh2, oke juga! tp kadang nyleneh..hehe ANARKIZZ..muinta ampun..santai sih tom!
tapi tomi tuh pinter lhoh.. jago pelajaran..(Alvi Syahrina, Mahasiswi Teknik Elektro UGM)
Anarkizzzzz
Lalen
Kunci motor kerep ilang
Sembrono..
Arang mangkat ke skul
Tapi btw dia jenius koq
Aq banyak belajar darimu.(Fajar Budi Suryawan, Juara Nasional Lomba Karya Tulis Kementrian Pemuda dan Olah Raga)
aktivis, sering sibuk2 sendiri kalo’ pas ngasih tausyiah bikin orang jadi semangat ber-amar ma’ruf (Aziz D. S. Mahasiswa)
tommy tu anaknya pinter kok
agak play boy
rada apikan (Huni Rois Ali, Mahasiswa Teknik Elektro UGM)
bOyo aBeEzzzz!!!!!
jAyuZ gaK ktuLungAn
aNarKeeZ…..
suKanYa teNdanG sAna-siNi……..
mEngeLikaN……..(Adyati Putri Ekasari, Mahasisiwi Indonesia DI Malaysia)
yg aneh,nyebai,wagu,jayuz abis,narciz,pemarah,galak,mutungan,suka bikin repot org (tp g mau direpotin),suka konflik(sengaja buat konflik),krg bs mgendalikan tangan(klo marah brg2 di seqtarnya bs ancur dimakan TomTom),tahu yg baik2 tp g mjalankannya(tahu klo mutung g bgs, tahu cara nge-cut nya tp g dilakukan),kyak anak kecil, blm dewas (masih blajar jd dwasa), etc… tlalu byk bila disebutkan (jadi g enak:P
TomTom yg cerdas,wawasannya luas,otaknya encer bgt (gampang wutah dong?), kemampuan verbalnya oke,gemar berpikir,suka tantangan,mau belajar soal kehidupan, kemauannya keras, keinginan utk maju dan jd lebih baik ada (hanya saja org lain terlanjur melabelmu dng label yg tak seharusnya) dan itu bikin TomTom males mengubah dirinya (Zaki, Mahasiswi Psikologi UGM)
Ite semua kata mereka tentang aku… nano-nano ya….
Bagaimana dengan pendapat kalian tentangku?
Posted by: tomtomaneh on: November 13, 2008
Dalam sedihku,
kau datang bawa canda, hadirkan bahagia…
Namun bukan karena itu aku mencintaimu
Dalam gundahku..
kau sinarkan cahaya ke dalam hatiku,
membuatku lupakan gundah dan melangkah maju
namun bukan karena itu aku mencintaimu
Dalam bahagia hatiku
kau ajarkan tentang makna syukur kepadaNya..
indah fikirmu, selalu buatku bangga..
namun bukan karena itu aku mencintaimu
Dalam hari kelam bermasa-masa.,
tiba-tiba saja kau datang akhiri semua..
hadirkan kembali kesejukan yang lama kudamba,
bersama, merenda asa bahagia..
Namun bukan karena itu aku mencintaimu..
tak peduli sebrapa lelah aku, seberapa takut hatiku, seberapa gersang jiwaku,
kau ajarkan tentang makna pengabdian padaNya..
ketika jauh kauingatkan untuk dekat.. ketika dekat kau ingatkan untuk berbagi…
Allah telah kirim seorang hamba tuk menemani diri ini, bersamanya aku banyak belajar tentang cinta
dan karenaNya aku selalu mencintainya..
Aku mencintai kalian teman….
Posted by: tomtomaneh on: November 8, 2008
Next post will be.., membangun peradaban ideal di Indonesia, belajar dr Inggris, jepang, amerika serikat, dan
madinah
Posted by: tomtomaneh on: November 2, 2008
Disini aku mengharap ridho-Mu
Disini aku menghiba rahmat-Mu
Disini aku tambat munajatku
Berazzam aku kembali
Tapak-tapak hidup kujalani
Fatamorgana dusta kutemui
Lupakan diri hadapkan wajahku
Hadirkan Agung-Mu dalam asaku
by: Izzatul Islam
———————————————————————————–
Begitu sering dalam hidup kita, sekilas maupun lama, dalam maupun dangkal, kita mengingkari Allah. Terkadang, kita menyadari sepenuhnya keingkaran kita, namun still go on with it nevertheless, terbutakan keinginan duniawi yang semu, namun indah menipu. Namun tak jarang, tanpa menyadari sepenuhnya bahwa kita ingkar, kita mencari justifikasi atas keingkaran yang kita lakukan, membuatnya terlihat indah, heroik, bahkan romantis di mata manusia, namun nggak lebih daripada sampah dalam pandangan Allah.
Aku pernah berada pada titik terendah dalam hidupku. titik itu bukan ketiadaan dana untuk makan malam ini, titik itu bukan keterpurukan akademis, titik itu bukan ketiadaan kekasih tuk menemani hari. Titik terendah kurasakan ketika hatiku terasa gersang. Jauh dari ketaatan, dekat dengan kemungkaran. Jarang Amal Sholeh, kerap maksiat. Mengabaikan Allah, mengikuti hawa nafsu… Astagfirullah..
Ingin rasanya, menghilangkan semua keinginan duniawi agar diri takkan pernah lupa denganNya. Namun aku yakin, semua ini cobaan dan lika-liku hidup. Jika kita memandangnya sebagai kesulitan, maka begitulah ia, jika kita menganggapnya sebagai ujian kemuliaan, kita kan tersenyum. Aku hanya tak ingin, dalam keadaan ingkar, izrail menghampiri menyapaku, menraikku keluar dari jasadku, menghadap Allah, sementara diriku masih dalam kemungkaran. Aku hanya tak ingin, menangis di hadapan Allah nanti, menyesali setiap inkar yang kututup-tutupi, setiap maksiat yang kuindah-indahkan.
Di sisa nafas jasad ini, sungguh amat indah bila dalam setiap langkah kita, mita mampu merasakan Allah hadir bersama kita begitu dekat, begitu nyata. Tidaklah kita melangkah kecuali tanpa rasa takut melainkan kepada Allah. Tidaklah kita berbuat, melainkan sekedar untuk berharap ridhoNya. Dan tidaklah kita berdiam melainkan untuk menjaga diri dari murkaNya. Ketika kita telah merasakan ketulusan amal dan manisnya iman, kita akan lupa dengan semua kenimatan dunia lain…
Allah
Kuseretkan langkahku
Hasung dosakan kulebur
Kubasuh luka kuhempas nista
Izinkan aku kembali
Allah
Takkan lagi kusurutkan langkahku
Songsong fajar baru dalam cahya-Mu
Ya Rabbi teguhkan derap jiwaku
Tiap desir nadiku sebut asma-Mu
Disini aku kembali….
Posted by: tomtomaneh on: November 2, 2008
Kata relevance dalam Bahasa Inggris bermakna berhugungan dan sesuai dengan apa yang sedang dibicarakan. Kalau kita bicara soal kaktus, maka semua hal yang berhubungan dengan kaktus, seperti misalnya tempat hidup, cara perawatan dan cara reproduksi kaktus adalah hal yang relevan. Sedangkan hal-hal yang tidak berhunbungan atau tidak sesuai dapat kita katakan tidak relevan.
Dalam hal beragama Islam, relvansinya adalah pihak yang paling kompeten mengenai hal tersebut. Sebagai contoh, kalau kita diberi izin oleh Allah untuk membeli sebuah sepeda motor, tentu bersama dengan motor itu sendiri, kita akan diberi sebuah buku panduan. Buku panduan itu berisi berbagai hal tentang motor yang kita beli, termasuk cara dan panduan perawatan. Dan tentu saja semua hal yang termaktub di dalam buku panduan itu adalah hal-hal yang sifatnya relevan dengan keadaan motor yang kita beli.
Pertanyaannya adalah, mengapa perusahaan penjualan dan perakitan motor menyertakan sebuah buku panduan dalam paket pembelian motor? jawabannya simpel, karena memang perusahaan manufaktur motor tersebut adalah orang yang paling paham keadaan pabrikan motor yang kita beli. Dalam hal menjalani hidup, parameter relevansinya pun haruslah pihak yang paling paham tentang hidup itu sendiri, yang tak lain dan tak bukan adalah Sang pencipta hisup itu, tentu saja Allah.
Menggunakan buku panduan perawatan mobil sebgai panduan merawat motor yang kita beli, adalah tindakan bodoh dan irrelevan. Sama halnya menggunakan standar subjektif manusia dalam memahami hidup dan menhkalibrasi nilai-nilai hidup. Paham berpusat pada subjektivitas manusia, atau yang populer dikenal dengan nama Anthroposentris adalah tindakan konyol dan irrelevan yang telah memberikan dampak instabilitas global dan regional di dunia. Perbedaan sudut pandang terhadap sebuah masalah yang sama akan menghadirkan konflik argumentasi yang hanya berputar pada sebuah lingkaran setan. Sikap menilai hidup denhgan subjektif dan irrelevan sebenarnya bukan sepenuhnya hasil pikiran manusia itu sendiri. Kalau kita menilik kembali ke dalam Al-Qur’an, diceritakan dalam Surat Al Baqarah ayat 30 bagaimana iblis menolak perintah Allah untuk bersujud kepada Adam a.s. Alasan iblis ketika menolakadalah DIA MERASA dia lebih baik daripada Adam a.s. karena dia terbuat dari api sementara Adam a.s. terbuat dari tanah. Dan DIA MERASA bahwa api lebih baik daripada tanah. Dapat kita lihat di sini, sifat iblis yang menggunakan dirinya dan pandangan sendiri sebagai standar relevansi adalah sebuah tindakan absurd dan konyol yang telah membuatnya terusir dari surga.
Lebih lanjut, sikap manusia yang menggunakan pandangan dan intrepretasi nilai secara subjektif dalam menilai hidup, tidak lebih adalah tindakan mengkopi perilaku iblis. Dan saya rasa tidak terlalu vulgar kalau kemudian mengatakan bahwa tindakan menilai dan mengintrepretasikan hidup secara objektif adalah bentuk sikap Iblissentris. Sama bodohnya seperti bertanya pada seorang Zinedine Zidane bagaimana caranya melakukan back-hand smash tingkat dunia. Karena pihak yang ditanya, tidak paham tentak subjek yang ditanyakan, dan pada akhirnya tidak akan mampu meberikan jawaban yang relevan.
Lalau bagaimana hidup dalam relevansi?
Cara terbaik mendapatkan panduan yang relevan tentang cara mertawat motor adalah bertanya pada teknisi ahli atau membaca buku panduan. Dalam sistematika logika yang sama, cara terbaik mendapatkan panduan bagaimkana menjalani hidup adalah dengan bertanya dengan Dia, Sang Pencipta hidup, atau berpedoman pada “buku panduan” yang telah Ia siapkan untuk kita. Sungguh telah disempurnakan Islam sebagai pedoman terbaik dalam menjalani kehidupan kita. Dan sungguh tidak pernah ada ‘buku panduan’ hidup yang lebih relevan dibandingkan Al Qur’an. Mencoba menjalani hidup kita tanpa menggunakan Allah, Al-Qur’an dan Islam sebagai standar adalah tindakan absurd yang tidak lebih adalah sikap mengikuti Iblis.
Maka, hiduplah secara Islam, dan berIslamlah secara relevan!
Posted by: tomtomaneh on: October 31, 2008
Suatu malam ahad yang biasa, sunyi sepi sendiri, seperti malam-malam yang lain. Sebuah warung bakmi di pojok Jalan Dipati Ukur Bandung… Great Food, Great Ambience. Namun sayang makan sendiri.. yah seperti event-event makan yang lain…
Di sebelahku beberapa mahasiswi (nampaknya) sedang asyik makan sambil bersenda gurau, dua orang di antara menyelipkan sebatang rokok di antara kedua bibirnya.. Well, not a good sight… but okay nevertheless. tapi satu hal yang benar-benar mengganggu, wanita yang paling dekat denganku memakai pakaian yang bupati (alias BUka PAha TInggi-tinggi). Bahkan saking tingginya, kaos yang dia pakai menutupi hampir sebagian besar celana pendek itu (tolong jangan dibayangkan… Oke-oke.. sudah terlanjur ya.. kalau gt jgn diteruskan!). Jadi gimana gitu,,, dilihat kok menggoda iman.. nggak dilihat kok eman-eman. Butuh will-power dan self discipline yang luar biasa untuk menarik kepala supaya pandang lurus ke depan dan tak tengok kiri kanan.
Eladalah… sampai di kos, nonton KPK di kamarnya Suriph Al Tuban. Ada acara seru, judulnya KPK. Isinya, reka ulang kasus korupsi.. waktu itu pas kasusnya Al-Amin Nasution. Namanya Al-Amin kok malah terlibat kasus korupsi.. eh lelakon…
Jadi sedikit bermimpi.. coba masyarakat muslim Indonesia kehidupannya Islami….
Pagi hari berangkat kampus naik motor, di kanan kiri jalan banyak mahasiswi, berjilbab rapi, rapat dan elegan. Menyandang kitab suci, pulang-pergi mengaji.. (tapi kitab sucinya karangan Purcell (kan g najis, jadinya suci) Dan mengaji Ilmu Kalkulus. Sungguh menyejukkan, nggak ada lagi yang BUPATI dan SEKWILDA.
Trus lewat di depan SD, ada anak kecil keluar dari mobil, cium tangan abi-ummi, dan nggak lupa salam sebelum pergi. Wah indahnya ya. Sampai di Simpang Dago, ngelihat kiri, jalan dah rapi, nggak ada pedagang yang mengotori jalan atau membuat kemacetan.. Yah kan manusia terbaik yang berguna buat sesama manusia, bukan yang menghalangi hajat hidup orang banyak. Di traffic light, semua kendaraan berhenti di belakang garis, nggak ada yang ngelanggar traffic light. Angkot-angkot melintas dengan cepat ketika lampu menyala hijau, cepat, tapi santun.
Nyampai di kampus, kuliah nyaman. Nggak ada pandangan pandangan yang “didelok marake tuman, g didelok eman-eman”. Semuanya berpakaian rapi dan menutupo aurat. ujian nggak ada yang nyontek. Trus tiap org peduli satu sama lain.. wah keren banget…
Sudah sore, saatnya kembali ke kos-kosan. Jalan pelan di sekitaran Dipati Ukur.. di sepanajang jalan banyak pasangan bergandengan tangan menikmati udara sore bandung yang segar. Yang putra rapi, santun dan ramah. Yang wanita anggun dan santun. Di sepanjang jalan banyak pasangan suami istri-muda jalan-jalan sore. Nggak ada lagi perasaan muak melihat pasangan pacaran berlagak layaknya suami istri. Sungguh indah…
Sampai di kos.., menunggu maghrib, tanpa ragu mengambil remote TV dan menyalakannya. Dah nggak ada lagi tayangan berbau porno dan mistis di tv. Semuanya indah, menggugah, dan penuh ilmu. Kutekan tombol remote, pembaca berita muncul di TV, “Pemirsa yang terhormat, kami baru saja mendapat kabar bahwa cadangan bahan makanan, emas, dan dana segar di perbendaharaan pusat negara yang berasal dari zakat jumlahnya meningkat. Jumlah total total semua cadangan komodity kini telah surplus hingga mencapai 23% cadangan yang dibutuhkan. Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah berencana mengirimkan surplus cadangan komoditi ke Palestina yang sedang menghadapi gejolak perang dan Jepang yang baru saja dihantam tsunami terbesar abad ini”
Allahu Akbar Allahu Akbar.., adzan berkumandang di televisi, semua acara berhenti. Melangkah pasti, kuambil air wudhu dan melangkah menuju masjid di belakang kos. Sepanjang jalan kulihat orang-orang menutup semua tokonya, semuanya tanpa kecuali. Bahkan orang-orang non muslim pun menutup tokonya untuk menghormati rekan-rekan mereka yang muslim.
Di masjid, orang berlomba datang lebih dulu, 8 saf terdepan telah dipenuhi orang. Dalam hatiku timbul penyesalan, mengapa aku tidak datang sebelum adzan. Dengan hati penuh sesal, kuambil posisi di shaf ke sembilan, shaf nomor dua dari belakang. Iqamah pun dikumandangkan, dalam sholatku aku menangis, bahagia, terima kasih Yaa Allah, atas hidayah yang Engkau berikan…
Diriku lalu tersadar, hanya imajinasi ternyata… namun hati kecilku yakin, ini bukan sekedar mimpi belaka. mimpi hari ini adalah kenyataan hari esok. mengubah suatu negeri bukanlah pekerjaan mudah. Namun apa salahnya mengusahakan hal yang baik. AKu ingin, menjadi bagian dari mereka yang mengubah…
Allahu Akbar!!!
Posted by: tomtomaneh on: October 30, 2008
Aku masih ingat hari pertama kakiku melangkah masuk ke sana.. Di tengah hiruk-pikuk manusia yang ramai, berdesakan melihat posisi nilai mereka masing-masing di papan pengumuman.. Tidak ada yang istimewa dengan tempat itu.. biasa, layaknya sekolah negeri pada umumnya…
Beberapa hari kemudian, saatnya… daftar ulang.., naik turun tangga teladan ternyata lumayan melelahkan…
namun, begitu melihat kakak-kakak yang menyambutku dengan senyum hangat dan keramahan, lelah di hatiku hilang.. persaan hangat mulai hadir di dalam hatiku… namun sebatas itu.. dalam pandanganku sekolah ini masih sama layaknya lainnya
Hari yang begitu kunanti itu tiba: Hari pertama jadi anak SMA!
hurray hurray
Berawal dari sini, segalanya berubah untuk diriku. Ketika masuk kelas untuk masa orientasi.., aku terkejut, heran, “kenapa coba, di hari pertama MOS, kita diajari untuk menjaga pergaulan dengan lawan jenis… heran… Perasaan janggal mulai muncul dalam hatiku..
Hari kedua dan hari ketiga.., keadaannya menjadi makin janggal buatku (but i enjoyed it nevertheless
)
selain diajari untuk menjaga pergaulan, kita juga banyak diajari banyak nilai-nilai lain…, namun terlepas dari semua itu… satu hal yang tidak akan pernah aku lupa.. sinar di mata kakak-kakak, (Terima kasih banyak buat Mas Pandu dan Mbak Wahyuni sebagai pembimbing awal, sungguh hanya Allah yang kan mampu membalas apa yang telah kakak-kakak berikan padaku) Di mata mereka aku melihat cahaya, cahaya itu mengandung cinta, namun ia bukan cinta. Ia menyinar kelembutan, namun cahaya itu bukan kelembutan itu sendiri..
Untuk beberapa lama, aku masih fascinated dengan cahaya itu, namun masih terlalu hijau untuk memahami..
Hingga akhirnya aku mengalami satu pekan masa pembelajaran paling indah, so far.. GVT!!! B-)
Begitu banyak yang kupelajari di sini, nggak bisa kuceritakan semua..
Namun satu hal, selepas sepekan GVT, aku menyadari cahaya apa yang memancar dari mata kakak-kakakku.. it’s called purpose..
Terlalu picik mengatakan bahwa mereka orang-orang fanatik yang berpikir sempit. Menurutku mereka nggak lebih daripada orang-orang yang ingin menjalankan perintah Allah sepenuhnya, dalam setiap bidang kehidupan. Pada detik itu, aku mengagumi mereka.. Mereka punya tujuan untuk hidup mereka, mereka punya pusat perputaran orbit mereka.
Dan bersama dengan Islam yang mereka letakkan di dalam hati-hati mereka, memancar cinta dari tutur lisan halus nan ramah mereka, dalam naungan Allah terasa sayang dalam interaksiku dengan mereka..
Dan pada saat itu, kukatakan pada diriku: KEHIDUPAN SEPERTI INILAH YANG AKU INGINKAN!!!
Maka hari transformasiku berawal, dengan indah pula, melalui SAA…
Di sini, duniaku meluas 10 kali lipat, bersama dalam cinta kami belajar tentang Allah, Rasulullah dan apa itu Islam. Kami belajar bagaimana caranya mengabdi sepenuhnya pada Allah, dalam suka maupun duka, dalam cinta maupun dalam ketiadanyamanan.. Berawal dari sini, kuperbarui syahadatku..
Asyhadu’anla ilahillallah..
Tiga tahun masaku di sana, ku mengecap manisnya iman, indahnya ukhuwwah, belajar dalam kebersamaan, untuk berubah dan menjadi lebih baik, untuk beramal dan menjdai lebih dekat, untuk teguh dan menjadi lebih terjaga
Di tempat itu, aku punya teman-teman yang siap mengingatkanku alih-alih membiarkanku dalam ingkar. Kami begitu mencintai satu sama lain, kami tidak rela saudara kami berada dalam keingkaran. Di tempat ini aku punya kakak-kakak yang siap membimbing kami layaknya kakak kandung sendiri, begitu hangat, begitu ramah, begitu penuh cinta. Di sini pula aku mencoba belajar menjadi kakak, belajar menyayangi, belajar membimbing, belajar mengarahkan.
Bagiku, tempat itu terasa surga, di mana kita bisa merasa begitu dekat dengan Allah ketika berada di bawah atapnya. Tertata tuk selalu mengingatNya dalam kebersamaan di jalnNya, bersaudara dengan orang-orang yang rela menggadaikan hidup mereka untuk ditukar dengan surgaNya. Belajar dari orang-orang yang tak merasa memiliki hidup mereka, lebih dari itu, mereka merasa dimiliki oleh Allah dalam hidup mereka.
Di mana lagi aku bisa berusaha lebih terjaga dalam hidupku selain di sana?
Di mana lagi aku bisa menemukan orang-orang yang menghormati Allah? Bahkan kartu kuning pun melayang keluar dari saku wasit ketika seorang pemain mengenakan pakaian yang mempertontonkan lututnya di hadapan khalayak..
Di mana lagi aku bisa menemukan orang-orang yang begitu teguh menjalankan apa yang mereka yakini sebagai kebenaran? Bahkan pertandingan sepak bola pun dihentikan agar kami bisa mendengar adzan…
Sungguh Ya Allah, tiga tahun masaku di SMA itu, kusyukuri sepenuhnya untuk 30, 300, 3000, bahkan 300000 tahun lagi, mungkin lebih, ketika diriku bersimpuh di hadapanMu..
Sungguh telah kurasakan tempat terindah di bumi, lebih manis daripada madu manapun, lebih sejuk daripada embun di manapun, lebih hangat daripada mentari yang menerpa kulit.. jika ada surga di dunia, di sanalah tempatnya, darut tarbiyah, darul ‘ulum, Teladan Darussalam…..
Ya Allah, Sesungguhnya Engkau tahu bahwa hati ini telah berpadu, berhimpun dalam naungan cintaMu. bertemu dalam ketaatan, bersatu dalam perjuangan, menegakkan syariat dalam kehidupan.
Kuatkanlah ikatannya, kekalkanlah cintanya, tunjukilah jalan-jalannya, terangilah dengan cahayaMu yang tiada pernah padam.
Ya Rabbi bimbinglah kami, lapangkanlah dada kami dengan karunia iman dan indahnya tawakal padaMu. Hidupkan dengan ma’rifatMu, matikan dalam syahid di jalan Mu. Engkaulah pelindung dan pembela
ALLAHU AKBAR!!