Keinginan menulis tulisan ini muncul ketika saya sedang asyik baca-baca sebelum ujian kemarin (walaupun yang dibaca Harry Potter, bukan materi ujian
) Tiba-tiba, speaker saya menyuarakan lagu First Love nya Utada Hikaru. Setelah didengerin, kok lagunya bagus ya..sayangnya pake Bahasa Jepang. Karena penasaran, saya browsing dah di internet dan dapet terjemahannya di sini. Setelah dibaca,, ternyata isinya sangat menyentuh sekali.
Bagian yang pertama kali membuat hati saya bergetar adalah pada chorus pertama
“you are always gonna be my love
even if I fall in love with someone once again
I’ll remember to love, you taught me how”
Huff,, satu point ini saya setuju sekali. Kalau misalnya kita pernah mengalami kejadian yang tak terlupakan untuk pertama kali dalam hidup kita, maka jika kita mengalami kejadian yang mirip di masa depan, kita akan mengingat kembali kejadian pertama itu. Cinta pertama kita adalah orang yang pertama kali mengenalkan cinta dalam bentuk yang baru kepada kita,, selama hidup kita belasan tahun, kita telah mengenal cinta dari ibu, ayah dan saudara kita. Namun, ketika pertama kalinya kita merasakan bentuk cinta yang berbeda, itu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Ketika di kemudian hari, kita menerima bentuk cinta yang sama, namun dari orang yang berbeda, kita akan mengingat kembali ketika kita pertama kali mengenal bentuk cinta yang seperti itu. Yup, kita akan mengingat kembali cinta pertama kita.
Karena itu, entah telah berapa tahun berpisah, sangat mungkin cinta pertama kita meninggalkan bekas cinta yang mendalam di hati kita. Bahkan mungkin dalam kesendirian kita di malam-malam sepi, kita mungkin akan memikirkan tentang dirinya, dan berpikir sama seperti dua bridge dalam lagu itu
tomorrow, at this time
where will you be?
who will you be thinking about?tomorrow, at this time
I will probably be crying
I will probably be thinking about you
Well, saya sendiri merasakan perasaan yang sama dengan lagu itu. Walaupun telah beberapa tahun tidak lagi membina cinta, bahkan telah terpisah jarak ratusan kilometer. Namun sering, dirinya muncul kembali dalam alam pikir, mengingatkan hari-hari yang pernah kami lewati.
Kalau kemudian ditanya, masih cinta nggak? kalau kujawab “nggak”, well aku berbohong. Bahkan hingga saat ini, aku masih mampu menemukan kerinduan dan kecemburuan akan dirinya. Bahkan ketika aku tahu, hatinya telah tertambat di pelabuhan yang bukan lagi hatiku. Namun tetap aja, perasaan cemburu itu muncul, kerinduan itu menyapa.
Dan sama seperti chorus terakhir lagu itu,
you will always be inside my heart
you will always have your own place
I hope that I have a place in your heart too
Hingga saat ini dia selalu berada di dalam hati in, menghangatkan hari-hari sepi dengan hangat kenangan akan senyumnya. Menceriakan masa-masa sedih dengan memori tawanya. Dan walaupun aku tidak terlalu yakin masih punya tempat di hatinya, namun aku pun berharap ia masih mengingat masa-masa yang pernah kita rangkai bersama. Atau setidaknya, izinkan aku sekedar menyimpan memori akan dirinya dalam pikir, mendoakan kebahagiaan untuknya. “Semoga, kamu bisa menemukan seseorang yang begitu berarti dan begitu mencintaimu, sebagaimana aku dulu menemukanmu. jika bahagiamu adalah dengan ketiadaanku. Kan kuhiasi kata selamat tinggal hingga menjadi kata terindah untukmu.”
Dan sejauh ini aku sadar, jika tahun-tahun yang kulewati nggak pernah bisa menghapus total memori tentang ia dan cintanya, aku nggak yakin akan pernah bisa melupakannya sepenuhnya. Jadi, buat siapapun yang jadi istriku nanti, “Maaf ya Yang, kamu mungkin bukan satu-satunya. Tapi yakin deh, kamu yang paling indah di hatiku”
wah, setuju tom. cinta pertama memang susah dilupakan.. kejadian yang kamu ceritakan sama denganku..
bahkan untuk akhwat pun pasti ga bisa dilupa
hanya saja, itu ga kan jadi yang terindah dibanding yang sudah halal baginya..
wah, membaca blog mu me-refresh stress ya, Tom.. ^^
@nopren
sabar ya pren,, Allah akan kirim bidadariNya bwt hambaNya yang berhak.
@tami
makasih \(^_^)/..tapi aku msh iri sama tulisan2nya tami ^^
ouwww,,, wah, mas tomi ki kalo nulis tentang cinta keren.. punya pengalaman khusus po mas? Hehehehe,,,
mengomentari artikel di atas,,,
SETUJU!! cinta pertama itu emang susah dilupain.
tulisanmu membuatku sedih…. kerena yah… jadi ingat akan sesuatu…..
jadi ingat kata2 “aku akan menikahi orang yang aku cintai namun aku akan mencintai orang yang aku nikahi”
first love… hm…
bingung harus berkata apa maklum masih kecil belum waktunya hhe
wach…so sweet!!! bner bgt, kenangan dg first love mmg susah utk dlupain. but jk kt mrasa tdk rela akn kepergian first love kt, positif thinking aja. Mungkin dia bkn org trbaek utk mdampingi hidup kt. msh da org laen yg lbh baek dr dia.